Woi Koruptor, kau telah bunuh ribuan bayi
Kau datang seolah panasnya api bisa kau tutupi dengan alibi, “Saya tidak melanggar hukum.”
“Semua sudah sesuai standar.”
Oh, jauh di sana… ribuan bayi menunggu asupan ASI dari ibu-ibu yang kerempeng
..
Hai Koruptor kau telah bunuh ribuan bayi.
Go
<META name=”y_key” content=”625f64895df4a476″>
aku tangkap kau hilang
cawan itu tak lagi mendendangkan lagu
gelak yang ada mendambakan kehampaan yang berkata-kata
perenungan yang tak berkesudahan
billur billur berduri merengkuh hati yang berbisik
mendengungkan genderang kebebasan…
hanya bisik
tak mampu berteriak
sesak itupun terus bersemayam
jika rindu itu adalah benda konkrit
apa kau yakin ia masih memiliki rasa
resah tak pernah kuundang
timbul dan tenggelam
tapi jujur aku memang mencari teduh
teduh yang pernah menaungi aku
ku tak peduli
ku rindu
bia