Belakangan ini, lingkungan hidup terus mendapatkan tekanan yang tentunya menimbulkan akibat-akibat atau konsekuensi-konsekuensi yang cukup besar. Tekanan-tekanan tersebut diyakini banyak berasal dari aktifitas manusia. Dapat dikatakan bahwa seluruh kegiatan manusia berkontribusi kepada penurunan tingkat kualitas lingkungan hidup. Sebagai contoh, penggunaan bahan bakar fosil yang sekarang ini banyak dikonsumsi oleh masyarakat perkotaan khususnya untuk kendaraan bermotor, terus mendorong laju kerusakan lapisan ozon, yang selanjutnya berdampak pada keadaan pemanasan global.

Keadaan ini menuntut langkah-langkah yang terstruktur, baik oleh pemerintah, perusahaan dan masyarakat. Dari sudut pemerintah, pemberlakuan kebijakan yang pro-environmental, harus terus ditegakkan. Sementara dari sudut perusahaan, khusus perusahaan industri pengolahan, diharapkan terus memperbaiki teknologi dan teknologi ramah lingkungan disarankan. Tidak kalah penting, peranan masyarakat untuk keberlangsungan lingkungan hidup yang ramah untuk kehidupan harus terus disampaikan sehingga masyarakat semakin sadar, peduli dan akhirnya beraksi untuk kondisi lingkungan hidup yang nyaman dan berkelanjutan.

Untuk itu, kita sebagai masyarakat dapat memulainya dengan melakukan beberapa langkah sederhana berikut:

  1. Matikan lampu jika sudah tidak digunakan
  2. Gunakan sepeda, jika jarak yang ditempuh dekat, misalnya membeli sesuatu ke warung di sekitar rumah.
  3. Bijaklah menggunakan AC, jika belum bisa menghentikan penggunaan AC.
  4. Tidak menggunakan kantong plastik.
  5. Biasakan membawa wadah dari rumah jika beli baso, mie, dan kawan-kawannya.
  6. Silakan tambahkan…

“terus berkarya untuk alam yang hanya satu-satunya ini”