[Konsultasi Gratis: WA.0878.0994.5352] Belakangan ini semakin banyak usahawan muda yang mulai merintis bisnis. Ini sebuah kemajuan dalam hal kemandirian. Tidak bisa dipungkiri, pertumbuhan pengguna internet di Indonesia yang semakin cepat membuat banyak pelaku usaha memberikan perhatian dan upaya khusus untuk merebut “kue” belanja online. Saat memulai usaha online, tentu mereka membutuhkan nama. Nama Perusahaan yang bagus menjadi begitu sangat penting di tengah ketatnya persaingan bisnis, apalagi bisnis online.

membuat nama perusahaan

Untuk mempersingkat, sebelum pembahasan tentang cara membuat nama perusahaan, berikut adalah tahapan dalam membuat nama perusahaan:

  1. Tentukan Target Pasar. Target pasar menjadi penting karena ini terkait dengan pemilihan bahasa yang akan digunakan. Kenali profil target pasar kita mulai dari kelompok usia, jenis kelamin, latar belakang pendidikan, tingkat sosial dan ekonomi. Sebagai contoh, jika kita menyasar konsumen di kelas bawah, mungkin penggunaan nama dalam bahasa Indonesia bisa kita gunakan. Lain halnya jika target pasar kita adalah kelas menengah ke atas, penggunaan bahasa Inggris, misalnya, bisa kita lakukan.
  2. Tentukan Kesan apa yang akan kita bangun  dari nama usaha. Tahapan ini dapat membantu kita untuk mensortir nama-nama potensil yang hanya terkait dengan kesan/image yang akan kita bangun. Contohnya, jika kita ingin menampilkan kesan cepat, kata-kata yang memiliki arti seperti kwik, gegas, kejar, tepat waktu dapat kita masukkan dalam daftar kata-kata potensial untuk nama usaha kita.
  3. Lakukan Curah Pendapat. Sebaiknya untuk tahap ini, kita bisa melibatkan konsultan penamaan, seperti namSlog.com. Pada tahapan ini, kita bersama tim mengeluarkan seluruh ide nama yang kita miliki. Inti dari tahapan ini adalah keluarkan semua ide. Jangan ada ide yang ditahan. Keluarkan, tulis, lalu mulai lakukan pengelompokkan atau disusun berdasarkan kategori.
  4. Susun daftar nama potensial berdasarkan kategori. Setelah tahap ketiga dilakukan, seluruh ide yang ada dikelompokkan berdasarkan kategori. Misalkan, kategori 1 memuat tentang kata-kata yang berarti cepat, kategori 2 memuat tentang kata-kata yang berarti mandiri, kategori 3 memuat kata-kata yang berarti layanan prima, dan seterusnya.
  5. Pilih 3 kata yang potensial dari susunan daftar kategori. Pada tahapan ini, tim penamaan bisa melakukan diskusi terkait dengan 3 kata yang dipilih. Dianjurkan untuk mempelajari ketiga kata tersebut dari perspektif budaya, pelafalan, dan penulisan. Untuk pembahasan tentang peran budaya dalam penamaan dapat dibaca di sini.
  6. Ketika kita sudah berhasil memilih nama usaha yang pas, segera lakukan penelusuran nama melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual untuk urusan pendaftaran merek. Tahap ke enam ini bisa dilakukan bersamaan dengan tahapan 5. Pendaftaran merek menjadi sangat penting untuk menjaga agar nama usaha kita tidak dicuri oleh pihak-pihak yang curang. Untuk memudahkan tahapan ini, silakan gunakan jasa pendaftaran merek di sini.

Sekarang mari kita masuk ke pembahasan tentang cara atau teknik membuat nama perusahaan. Setidaknya ada sembilan cara atau teknik penamaan yang dapat kita jadikan rujukan, meliputi teknik pelesapan, teknik compound, teknik evocative, teknik “nebeng”, teknik invented, teknik rhyming, teknik prestige, teknik numbering, teknik nama lokasi.

  1. Teknik Pelesepan. Teknik penamaan ini dilakukan dengan cara melesapkan atau menghapus satu atau dua huruf dari suatu kata. Contohnya: flicker (e dihilangkan).
  2. Teknik Compound atau bisa juga disebut Teknik penggabungan. Contohnya, instaGram.
  3. Teknik EvocativeTeknik ini digunakan secara khusus untuk “memprovokasi” pikiran orang yang membacanya. Intinya, ketika orang melihat nama usaha dengan teknik penamaan ini, setidaknya ada kesan wow dari nama itu. Contohnya, apple, virgin.
  4. Teknik “Nebeng”. Teknik penamaan nebeng di sini berarti nama usaha kita “numpang” ke nama usaha yang sudah mantap. Teknik ini sangat membantu agar nama usaha kita mudah diingat. Meski tetap ada kekurangan dari teknik ini.
  5. Teknik Invented. Ini merupakan teknik penamaan yang eksklusif, mahal, dan sangat menguras tenaga dan waktu dalam membuatnya. Teknik lain tentu memiliki keunggulannya masing-masing. Contoh yang paling pas untuk teknik ini adalah nama google.
  6. Teknik Rhyming. Teknik penamaan ini dibuat dengan memperhatikan rima atau kesamaan bunyi satu atau dua kata. Contohnya, kit kat, kas kus, lu tu ye, dan lain-lain.
  7. Teknik Prestige adalah teknik penamaan dengan menggunakan ketenaran nama tokoh atau public figure. Contohnya, Bakso Tukul.
  8. Teknik NumberingSesuai dengan namanya, teknik ini menggunakan angka dalam pembuatan nama usaha. Teknik ini menjadi salah satu pilihan ketika, khususnya terkait pendafaran domain. Contoh usaha yang menggunakan teknik penomoran dan sudah melegenda, menurut saya, adalah C59 (Caladi 59), yang kemudian banyak dianut oleh pelaku usaha lainnya, seperti Kantor Berita 68H.
  9. Teknik Nama Lokasi. Teknik penamaan ini sangat mengandalkan ketenaran suatu lokasi. Pada umumnya, teknik ini digunakan untuk usaha kuliner atau rumah makan. Contoh yang paling jelas adalah Bakso Lapangan Tembak Senayan, Nasi Uduk Kebon Kacang, dan lain-lain.

Demikian tahapan dan teknik membuat nama usaha yang dapat kita jadikan rujukan awal. Semoga bermanfaat. Silakan tinggalkan pesan kamu pada balok komentar atau sekedar say hi.

Jika kamu membutuhkan nama usaha yang kuat, silakan gunakan jasa penamaan, dan saya merekomendasikan namSlog.com karena memang sudah banyak pelaku usaha yang menggunakan jasanya.

Sukses ya buat rencana besar kamu.