A.2. UNITE (Unified e-Learning Environment for the School)

Konsep kedua yang menjadi dasar dalam pengembangan model ini adalah UNITE yang dikembangkan oleh Zoakou dan rekan. Konsep ini dikembangkan untuk menjawab perkembangan internet untuk pendidikan dengan mempertimbangkan latar belakang sekolah dan siswa peserta pembelajaran online.
//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Konsep ini dikembangkan dengan merujuk kepada pendekatan konstruktivisme dan mengutamakan pembelajaran secara induktif dan deduktif. Konsep ini juga mengedepankan pembelajaran berbasis masalah dimana siswa dituntut kreatif dan analitis dalam memecahkan masalah.

Adapun proses atau langkah-langkah menurut konsep ini diilustrasikan melalui gambar berikut.

[Gambar tersedia pada versi full]

Gambar 2.4: Metodologi pengembangan skenario UNITE e-Learning

 

State of the art in e-Learning scenarios. Menurut Zoakou dan rekan skenario pembelajaran harus mencakup semua metode yang akan diterapkan, peranan peserta (siswa, guru, kepala sekolah) dan bentuk kerja sama yang akan dilakukan. Menurut Erskine dan rekan (pada Zoakou dan rekan) “in scenario-based design, the first step is that a scenario is written down as a detailed narrative. Dengan demikian, sebuah skenario pembelajaran sudah seperti naskah terperinci yang siap untuk digunakan. Selain itu, sebuah skenario pembelajaran setidaknya memuat tujuan pembelajaran.
UNITE e-Learning scenario map. Peta skenario e-learning merupakan kerangka dasar yang terdiri dari tiga bagian utama:
1. Kerangka pembelajaran yang akan diterapkan secara formal dan informal, yakni pendekatan-pendekatan pengajaran yang dapat digunakan secara formal (di sekolah) dan secara informal (di museum, situs arkeologi, perpustakaan, dan lain-lain) untuk menyesuaikan dengan tujuan pembelajaran. Di dalam pendekatan UNITE ini, guru merupakan pengguna terakhir(end users) harus menentukan skenario yang sesuai untuk tujuan pembelajaran, kebutuhan siswa, dan tempat atau setting pembelajaran. Untuk pembelajaran secara online guru harus memastikan apakah seluruh siswa sudah familiar dengan belajar secara online, atau sudah terbiasa menggunakan internet untuk belajar.
2. Definisi lingkungan e-learning, yaitu penjelasan teknologi yang akan digunakan untuk melaksanakan pembelajaran secara online (spesifikasi komputer dan jaringan internet)
3. Spesifikasi isi UNITE, yaitu rancangan yang berisi persyaratan yang paling diperlukan untuk mengembangkan isi pembelajaran melalui skenario UNITE.
Generic e-Learning scenarios and scenario examples. Peta skenario UNITE e-Learning memberikan tiga skenario e-learning (UNITE Public Deliverable D5.1, 2006), yang menjelaskan persyaratan yang harus dipenuhi oleh pengguna untuk dapat menggunakan program UNITE, dengan cara: guru membuat peta skenario, menentukan tujuan pembelajaran yang akan mereka capai, pendekatan pengajaran yang mereka pilih, menentukan semua parameter seperti dimana pembelajaran akan terjadi, apakah sejalan dengan kurikulum. Ketiga skenario e-learning tersebut adalah sebagai berikut:
– Tipe Pertama: kelompok penggunadapat berkomunikasi, berinteraksi dan bekerjasama melalui program UNITE melalui computer/laptop dari rumah, sekolah atau dari manapun dengan menggunakan akses internet. Siswa yang sedang belajar dari rumah dapat mengirimkan tugasnya, berdiskusi dengan teman kelasnya – yang juga sedang online.
– Tipe Kedua: kelompok pengguna dapat saling berkomunikasi melalui program UNITE, beberapa di antara mereka berada di dalam ruang kelas, dan di tempat lain dengan menggunakan computer/laptop dan akses internet dan yang lainnya berada di luar kelas dengan menggunakan PDA (Personal Digital Assistant) mereka. Contohnya, siswa akan melakukan kunjungan ke museum atau tempat lainnya, mereka dapat berbagi pengalaman belajar mereka kepada teman-temannya dengan cara mengirimkan foto, video dan sebagainya dan dapat berkomunikasi secara langsung dengan menggunakan program UNITE.
– Tipe Ketiga: kelompok pengguna dapat saling berkomunikasi melalui program UNITE dengan menggunakan PDA mereka. Contohnya, sebagian pengguna sedang mengunjungi museum dan yang lainnya sedang mengunjungi tempat lain, mereka dapat saling berkomunikasi dengan menggunakan program UNITE.

Dari ketiga jenis interaksi di atas, guru dapat membuat skenario yang sesuai dengan tujuan pembelajarannya. Intinya, siswa masih dapat saling berkomunikasi meski di tempat yang berbeda. Atau dengan kata lain, pembelajaran dapat terjadi dimana saja.

UNITE e-Learning scenario template. Proses pengembangan skenario merupakan hal yang sangat penting di dalam pembelajaran online karena skenario ini dapat membantu guru dalam mencapai tujuan-tujuan pembelajaran, menentukan metode dan materi pembelajaran yang sesuai. Selain itu, skenario ini berfungsi sebagai peta bagi guru dalam menyampaikan pelajarannya. Berikut ini adalah contoh template UNITE e-Learning yang menggunakan format naratif sehingga mudah untuk diikuti oleh orang lain.
Tabel 2.1 UNITE e-Learning scenario template [tersedia pada versi full]

Penjelasan singkat tentang pendekatan pengajaran yang akan dilakukan, contohnya: pendekatan pemecahan masalah atau experiential learning, dan sebagainya.
2. Kegiatan Pedagogi
2.1 Kegiatan Belajar
Skenario pembelajaran dapat dibuat secara naratif termasuk informasi tentang apa saja yang akan dilakukan oleh siswa dan guru. Cara yang ditetapkan untuk mencapai tujuan belajar. Oleh karenanya tujuan belajar harus sejalan dengan pendekatan pembelajaran yang telah ditentukan pada bagian 1.
2.2 Tujuan belajar / keluaran
Tujuan belajar harus dinyatakan dalam empat kategori, yaitu: pengetahuan (fakta), pemahaman (konsep), keterampilan dan sikap/nilai.
2.3 Alat/Sumber Belajar
Semua alat atau sumber belajar seperti perangkat keras, perangkat lunak, buku dan harus dijelaskan secara rinci.
2.4 Strategi penilaian (Umpan balik dan/atau Bukti)
Dengan penekanan pada tes formatif, strategi penilaian dapat mencakup komentar teman, penggunaan e-portfolio, dan kriteria yang dibuat sendiri oleh guru, rekaman foto.
2.5 Alokasi waktu

Dari paparan di atas, dapat disimpulkan bahwa pendekatan UNITE memberikan gambaran secara terperinci kepada calon pengguna UNITE, khususnya dalam mengembangkan pembelajaran secara online. Pendekatan UNITE ini memiliki kelebihan dimana tim pengembang telah membuat template bagi siapa saja yang akan memberikan pembelajaran secara online. Singkatnya, metode pengembangan skenario e-learning mengikuti langkah per langkah dmana guru menggunakan semua cara dan perangkat pendukung untuk mengembangkan skenarionya. Pendekatan UNITE ini mempertimbangkan kerangka pedagogi, spesifikasi teknologi, sumber daya, karakteristik khusus untuk pembelajaran formal dan informal.
//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

 

Seperti biasa: kalau menurut kamu postingan ini bermanfaat, bagikan ke teman kamu ya. Terima kasih selamanya.