Pada bagian ini kita masih membahas elemen-elemen penting dalam penulisan naskah iklan. Lars Falk pernah menyatakan: “Make it interesting. Make it different. Provoke. Give the audience the opportunity to draw their own conclusions and add their thoughts and feelings. Make it personal. Pass on what you’ve learnt and what you know. Explain your logic. You are the spokesperson for the product. Prove that you believe in your client, cry if you have to.”

 

Dari pernyataan Lars Falk kita ketahui bahwa tugas kita sebagai penulis naskah iklan adalah membuat naskah itu menarik dan berbeda (tidak meniru). Naskah iklan harus bisa memprovokasi pikiran dan perasaan mereka yang melihat naskah iklan yang kita buat. Kita juga harus dapat menjelaskannya secara logis. Dan ingat, kita adalah juru bicara untuk produk atau jasa yang sedang kita buatkan naskah iklannya.

Sekarang waktunya kita melatih menulis naskah iklan. Kita bisa mulai menulis naskah iklan dari bagian akhir (ending), bagian tengah, atau bagian pembuka. Bagian mana saja yang memungkinkan dan enak untuk kita menuliskannya. Tulis dan teruslah menulis.

Perlu diingat kembali bahwa salah satu tugas penulis naskah iklan adalah menuliskan feeling dan menyampaikannya secara logis (baca pernyataan Lars pada bagian pembuka di atas). Pastikan juga kalau di dalam naskah iklan kita itu disusun dalam kalimat yang sederhana, singkat (tapi ga terlalu singkat juga), mengalir, dan memuat penawaran (offer) manfaat.

Sip. Ayo latihan dah menulis naskah iklan untuk produk / jasa yang kita jual secara online.

Semoga menyenangkan dan berhasil.

Salam,
//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js


//

Seperti biasa: kalau menurut kamu postingan ini bermanfaat, bagikan ke teman kamu ya. Terima kasih selamanya.