Uda akrab dong ya dengan kemacetan di Jakarta. Untuk mengatasi kemacetan di ibu kota, pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta mulai menyodorkan cara baru, yaitu sistem ganjil genap. Apa sih ganjil genap itu? dan Bagaimana cara kerjanya?

Jadi gini, kalau nomor paling akhir plat belakang mobil kita ganjil, maka mobil kita itu hanya boleh melintasi kawasan tertentu di jawab-jawab khusus di hari-hari yang bertanggal ganjil. Sementara jika nomor paling akhir plat mobil kita genap, oia 0 dikategorikan genap dalam sistem ini, maka kita hanya boleh menggunakan mobil kita untuk melintasi kawasan tertentu di jawab tertentu pula di tanggal genap.

Dipersingkat dulu, nomor plat akhir ganjil silakan digunakan di tanggal-tanggal ganjil. Sementera, nomor plat akhir genap di tanggal-tanggal genap. Naik kereta atau busway aja deh.

Contoh: plat nomor mobil kita B 741 LU, maka angka akhirnya 1, silakan digunakan pada tanggal-tanggal ganjil.

Kawasan yang terkena sistem Ganjil Genap

Beberapa kawasan yang terkena sistem ganjil genap di Jakarta ini sebagai pengganti sistem 3in1 yang sudah dianggap gagal oleh Pemda DKI Jakarta, meliputi:

Kawasan Medan Merdeka Barat – Jl. M.H. Thamrin – Jl. Jenderal Sudirman – Jl. Sisingamangaraja – Jl. Gatot Subroto

Sistem ganjil genap ini berlaku dari hari Senin sampai Jum’at: pagi hari (07.00 – 10.00) dan sore hari (16.00 – 20.00).

Oia, pas hari ini tanggal 28 Juni 2016, sistem ganjil genap tersebut mulai diperkenalkan. Sosialisasi akan semakin genjar dilakukan oleh dinas terkait. Setelah masa sosialisasi, uji coba sistem plat ganjil-genap ini akan dilakukan mulai 27 Juli hingga 26 Agustus 2016. Jika uji coba berhasil, sistem ini akan diberlakukan mulai 30 Agustus 2016.

Ada beberapa pandangan yang beredar di masyarakat terkait penerapan sistem ganjil genap. Ada yang mengatakan kalau sistem ini tidak akan efektif karena orang kaya akan dengan mudah membeli dua mobil. Toh, tanpa sistem ganjil genap ini, mereka sudah punya lebih dari dua mobil. Nanti akan banyak yang ganti plat nih kalau nomor belakangan sama. Mudah diakalin dong ya sistem ini.

Ada juga yang berpendapat kalau sistem ganjil genap ini akan menyulitkan masyarakat yang hanya punya satu mobil namun ketika sangat membutuhkannya untuk urusan darurat, misalkan mengantar ibu yang mau melahirkan atau pasien yang membutuhkan tindakan cepat, eh karena angka platnya tidak boleh beroperasi di jalan, mereka akhirnya order Go-Car.🙂

Kalau menurut kamu? Seberapa efektif ya sistem ganjil genap ini?